Lifestyle
Kabar Baik, Asupan Cokelat Bisa Bantu Wanita Membakar Kalori
Sebuah penelitian menyebutkan bahwa asupan cokelat membantu perempuan pascamenopause membakar kalori.
Rima Sekarani Imamun Nissa
![Ilustrasi cokelat. (Pexels/Vie Studio)](https://media.dewiku.com/thumbs/2021/06/28/95169-ilustrasi-cokelat-pexelsvie-studio/745x489-img-95169-ilustrasi-cokelat-pexelsvie-studio.jpg)
Dewiku.com - Konsumsi cokelat memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Salah satunya adalah membantu tubuh membakar kalori.
Sebuah studi kecil oleh para peneliti di Brigham and Women's Hospital bekerja sama dengan para peneliti di University of Murcia di Spanyol menunjukkan bahwa makan cokelat untuk sarapan mungkin punya beberapa manfaat tak terduga. Namun, ini tentu cuma berlaku untuk beberapa golongan orang saja.
Baca Juga
Cerita Wanita Dapat Tawaran Menikah Berhadiah 200 Unta, Diterima Nggak ya?
Bikin Melongo, Potret Pria yang Terobsesi Warna Merah, Putih, dan Angka 7
Kenapa Jerawat Sering Muncul saat Stres? Rupanya karena Ini
Wanita Ini Ungkap Banyaknya Sampo untuk Sekali Keramas, Irit Banget deh!
Pasrah Jadi Model Makeup Istri, Penampilan Pria Ini Sukses Mengundang Tawa
Bule Norwegia Diajak Kondangan di Indonesia, Kaget Gara-Gara Hal Ini
Melansir dari Healthline, asupan tinggi coklat susu di pagi hari sebenarnya bisa membantu pembakaran lemak dan mengurangi gula darah.
Mereka juga menemukan bahwa cokelat bisa memengaruhi rasa lapar dan nafsu makan, bakteri usus, tidur, dan banyak lagi. Selain itu, makan cokelat di malam hari dapat mengubah metabolisme keesokan paginya.
Studi ini melibatkan 19 perempuan pascamenopause. Setiap orang makan 100 gram cokelat susu, baik dalam waktu 1 jam setelah bangun tidur atau dalam waktu 1 jam sebelum tidur.
Tim peneliti lalu membandingkan perempuan yang tidak makan cokelat untuk efek terukur, seperti penambahan berat badan. Setelah 14 hari makan cokelat, berat badan para perempuan tak bertambah.
![](https://media.suara.com/pictures/653x366/2017/02/28/64857-ilustrasi-makan-cokelat-shutterstock.jpg)
Mereka yang makan cokelat di pagi hari mengurangi asupannya hingga sekitar 300 kkal/hari, sedangkan mereka yang makan di malam hari mengurangi asupannya sekitar 150 kkal/hari.
Angka itu lebih rendah dibandingkan dengan 542 kkal/hari yang mereka peroleh dari makan cokelat. Selain itu, cokelat juga ditemukan mampu mengurangi rasa lapar dan keinginan untuk makan permen.
Para peneliti selanjutnya menemukan tanda-tanda peningkatan pembakaran lemak dan penurunan gula darah pada perempuan yang makan cokelat di pagi hari. (*Fita Nofiana)